Wenger Khawatirkan Kondisi Koscielny Usai Teror di Paris

Wenger Khawatirkan Kondisi Koscielny Usai Teror di Paris

London – Serangan teror di Paris disebut Arsene Wenger telah memengaruhi mental Laurent Koscielny. Karena itu, Wenger akan memantau kondisi Koscielny untuk mengetahui apakah bek Arsenal itu siap bermain lagi.

Koscielny sedang memperkuat timnas Prancis dalam pertandingan persahabatan melawan Jerman saat serangkaian teror terjadi di Paris, Jumat (13/11/2015) lalu. Bom juga meledak di dekat Stade de France, tempat diselenggarakannya pertandingan.

Peristiwa itu disebut Wenger berpengaruh besar terhadap Koscielny. Hal tersebut dinilai Wenger terlihat dari penampilan Koscielny yang tidak maksimal saat Prancis kalah dari Inggris di Stadion Wembley, empat hari usai serangan di Paris.

Oleh karena itu, Wenger akan memantau kondisi Koscielny lebih dulu sebelum memutuskan apakah bek berusia 30 tahun itu akan dimainkan saat Arsenal melawat ke kandang West Bromwich Albion di lanjutan Premier League, Sabtu (21/11/2015) malam WIB.

“Dia tampil fantastis melawan Jerman. Dan Anda bisa lihat bahwa di hari Selasa malam dia bukan dirinya sendiri. Peristiwa itu sangat memengaruhinya dan saya tidak mengenali pemain yang saya lihat di hari Selasa malam,” ujar Wenger seperti dilansir Guardian.

“Saya akan bicara padanya. Saya belum bicara dengannya, tapi saya akan melakukannya untuk melihat apakah dia sudah sepenuhnya pulih dan fokus. Ini adalah pertandingan besar untuk kami.”

“Anda harus percaya pada pemain dalam situasi seperti ini. Di Premier League saat ini Anda tidak bisa melewatinya dengan fokus hanya 80%. Anda harus berkomitmen sepenuhnya. Apa yang akan saya inginkan darinya adalah dia berkomitmen penuh dan merasa siap. Jika tidak, saya tidak akan memainkannya,” katanya.