Wacana Partai Piala Eropa 2016 Dimainkan Tertutup Muncul Lagi

Wacana Partai Piala Eropa 2016 Dimainkan Tertutup Muncul Lagi

Wacana Partai Piala Eropa 2016 Dimainkan Tertutup Muncul Lagi

Jakarta – Ledakan bom di Brussels, Belgia, pada pekan ini membuat wacana laga Piala Eropa 2016 bisa dimainkan tanpa penonton di stadion, secara tertutup, kembali muncul.

Hal itu dikatakan oleh Wakil Presiden UEFA Giancarlo Abete. Menurutnya, jika ancaman terorisme bertambah dalam tiga bulan ke depan maka tindakan-tindakan ekstrem mau tidak mau harus dipertimbangkan.

“Piala Eropa 2016 merupakan ajang yang tidak dapat kami tunda. Kami tidak bisa mengesampingkan kemungkinan bermain di stadion tertutup karena kami tak dapat mencoret ancaman terorisme,” ucap Giancarlo Abete kepada Radio24 yang dikutip Sky Sports.

“Kalau kita bicara mengenai partai-partai yang bisa dibatalkan, seperti friendly atau laga kompetitif (biasa), itu bisa saja dipindahkan ke tanggal yang lain. Tentu saja tidak bisa seperti itu (untuk Euro).

“Akan tetapi, ini merupakan partai-partai yang akan dimainkan pada bulan Juni, dengan saat ini kita sedang melewati situasi yang amat darurat,” tuturnya.

Setidaknya 34 orang tewas di Brussels akibat ledakan di Bandara Zavantem Airport dan stasiun metro Maalbeek. Hal itu membuat timnas Belgia membatalkan sesi latihannya dan laga friendly-nya lawan Portugal di Brussels pekan depan pun diragukan akan tetap berjalan.

Wacana untuk melangsungkan pertandingan Piala Eropa di Prancis secara tertutup sebelum ini sudah pernah muncul menyusul serangan teror ke kota Paris. Tapi wacana itu kemudian juga ditepis.