Sosok Ini yang Ditakuti Persija Kala Berkunjung ke Semarang

Sosok Ini yang Ditakuti Persija Kala Berkunjung ke Semarang

sosok-ini-yang-ditakuti-persija-kala-berkunjung-ke-semarang-P5l

Taruhan Bola Online,Agen Bola,Bandar Bola,Judi Bola – Persija Jakarta akan melakoni laga tandang ketiga Liga 1 musim ini. Dijamu PSIS Semarang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (20/4/2018), Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco, mematok tiga poin pertama.

Baca Juga :Pakar Asal Irlandia Bersumpah Guardiola Tak Bakal Raih Liga Champions

Persija hanya meraup satu angka di dua laga tandang sebelumnya. Ditahan Bhayangkara FC 0-0, dan ditekuk PSMS Medan 1-3. Nah, dijamu Mahesa Jenar -julukan PSIS- Teco tak ingin buang peluang, dan bertekad mengamankan poin sempurna pertama di markas lawan.

Namun, tidak mudah bagi Persija memetik kemenangan meski tim dalam kondisi on fire setelah menang atas Borneo FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 14 April. Apalagi PSIS belum terkalahkan di dua laga kandang, bermain imbang 0-0 dengan Bali United dan menang 4-1 atas PSMS Medan, Minggu (15/4/2018).

Teco juga mewaspadai penyerang PSIS Bruno Silva yang mencetak hat-trick saat melawan PSMS. Teco paham, aksi striker berusia 27 tahun bisa merepotkan lini belakang timnya yang tidak diperkuat bek kiri andalan Rizaldi Hehanusa yang harus menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan lantaran akumulasi tiga kartu kuning.

“Saya akui kualitas Bruno yang memiliki finishing bagus. Dia pemain punya inisiatif membuka ruang dengan terus bergerak. Tapi kami harus konsentrasi menjaganya,” kata Teco sepperti dilansir laman resmi Persija.
Sosok Ini yang Ditakuti Persija Kala Berkunjung ke Semarang
Teco juga minta pemainnya menghindari kesalahan di depan kotak penalti. Sebab, selain jago menciptakan gpl dari permainan terbuka, Bruno juga jago memanfaatkan eksekusi bola mati. Salah satu gol ke gawang PSMS tercipta dari tendangan bebas.

“Kami harus hati-hati untuk menghindari kesalahan karena tim lawan punya spesialis bola mati. Kami jangan terlalu sering buat pelanggaran di depan kotak penalti,” imbuh mantan pelatih Siam Navy di Liga Thailand itu.
(sha)