Presiden Napoli: Hampir Mustahil Menang Melawan Manchester City

Presiden Napoli: Hampir Mustahil Menang Melawan Manchester City

presiden-napoli-hampir-mustahil-menang-melawan-manchester-city-Xux

Taruhan Bola Online,Agen Bola,Bandar Bola,Judi Bola – Belum ada yang bisa mengalahkan Manchester City (Man City). Dari 10 pertandingan yang mereka jalani di semua ajang, pasukan Pep Guardiola sukses melesakkan 36 gol dan baru kebobolan 5 gol tanpa pernah tersentuh kekalahan. Baru Everton yang bisa menahan imbang Man City 1-1, sisanya dipaksa bertekuk lutut.

Baca Juga :Ribut dengan Rekan Satu Tim di Lapangan, Ini Penjelasan De Bruyne

The Citizens mencetak 4 gol ke gawang Feyenoord, melesakkan 5 gol menghadapi Liverpool dan Crytal Palace, menjaringkan 6 bola ke gawang Watford, serta menggelontor Stoke City 7 gol tanpa balas.

Penguasa klasemen Seri A Napoli sama sekali tak kuasa menghadapi gempuran Man City saat bertandang ke Etihad Stadium, Rabu (18/10/2017). Pada laga lanjutan Grup F Liga Champions, Napoli yang dilatih Maurizio Sarri dipaksa menyerah 2-1 melalui gol Raheem Sterling (9), Gabriel Jesus (10), sebelum Amadou Diawara (73) memperkecil keunggulan tuan rumah dari titik putih.

Setelah pertandingan Sarri harus mengakui jika David Silva dkk memiliki peluang menjadi juara di Eropa musim ini. “Ya, saya kira begitu,” kata Sarri saat ditanya peluang Man City menjadi yang terbaik pada Liga Champions setelah pertandingan dikutip situs mancity.com.

Menurut Sarri, The Citizens telah menjadi tim hebat dan memiliki segalanya untuk menang. “Mereka sangat cepat, juga sangat cerdas secara taktis. Jika mereka bisa mempertahankan bentuk permainan, mental dan fisik seperti sekarang, mereka benar-benar bisa melangkah jauh,” tutur Sarri.

Man City tak memberi ruang terlalu banyak kepada Napoli memberi tekanan. Selain memiliki penguasaan bola 54%, Silva dkk berhasil melakukan, Silva dkk melakukan dua kali usaha tembakan lebih banyak dibandingkan tim tamu. Ada 16 kali tembakan yang dilakukan Man City, di mana 8 mengarah kegawang, 3 melebar, dan 5 kali berhasil diselamatkan Pepe Reina.

“Hampir mustahil untuk menang,” ujar Presiden Napoli Aurelio de Laurentiis menyimpulkan, dilansir BBC.

Hasil ini melahirkan banyak catatan positif untuk Guardiola dan timnya. Kekalahan Napoli membuat Man City mencatat tiga kemenangan beruntun untuk pertama kali di Eropa sejak berpartisipasi pada 2008/2009. The Citizens juga meraih tiga kemenangan beruntun di kandang pertama kali dan tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir (8 menang, 3 imbang).

“Hari ini kami menang melawan tim yang luar biasa, dan untuk melakukannya harus tampil luar biasa. Jika kami tidak bermain pada tingkat yang sangat tinggi, kami tidak akan memenangkan pertandingan itu,” kata Guardiola.

Kini Silva dkk juga menjadi tim dengan goal difference terbaik dibandingkan lima kompetisi Eropa, yaitu +33 dan starting line-up yang diturunkan Guardiola saat melawan Napoli menjadi skuad termuda pada Liga Champions yang pernah digunakan mantan pelatih Barcelona tersebut (26 tahun, 73 hari).

“Mereka adalah salah satu tim terbaik yang pernah saya hadapi, itulah sebabnya saya sangat bangga, sempurna. Tidak mungkin mengalahkan mereka jika tidak tampil bagus, dan kami melakukannya, karena itulah saya sangat bahagia,” ujarnya.

Menariknya, secara khusus, Guardiola mempersembahkan kemenangan dua pemimpin kemerdekaan Catalonia, Jordi Cuixart, dan Jordi Sanchez yang ditahan aparat keamanan. Keduanya ditahan karena dianggap sebagai tokoh gerakan separatis, dipenjara dengan tuduhan melakukan hasutan. “Kemenangan ini didedikasikan untuk mereka (Cuixart and Sanchez). Kami berharap mereka akan segera dibebaskan,” pungkasnya.

(amm)