Messi Asal Thailand Jadi Inspirasi Gelandang Muda Persib

Messi Asal Thailand Jadi Inspirasi Gelandang Muda Persib

messi-asal-thailand-jadi-inspirasi-gelandang-muda-persib-gdf

 Taruhan Bola Online,Agen Bola,Bandar Bola,Judi Bola – Gelandang muda Persib Bandung, Gian Zola Nasrulloh mengaku punya idola yang jadi sumber inspirasinya. Dia adalah Chanathip Songkrasin yang kerap dijuluki Lionel Messi-nya Thailand.

Baca Juga : Susunan Pemain Manchester City vs West Bromwich Albion

Zola mengklaim Chanathip yang kini jadi gelandang serang Muangthong United memiliki skill mumpuni. Meski baru berusia 23 tahun, ‎Chanathip mampu menunjukan kualitasnya dengan menghasilkan empat gol dari total 22 laga pada musim ini. Chanathip Songkrasin jadi idola gelandang persib Bandung Gian Zola Nasrulloh
Saking kagumnya pada Chanathip, Zola berusaha meniru teknik pemain terbaik di Piala AFF 2014 dan 2016 itu. Meski berbadan mungil, kelincahan Chanathip kerap membuat ancaman bagi pemain lawan.

Zola berharap gaya permainan idolanya itu bisa ditunjukkan saat menemani Persib melawan Pusamania Borneo FC di laga ketujuh Liga 1 2017, Sabtu (20/5/2017). Soalnya, dia ingin melihat Maung Badung meraih tiga angka di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

“Resiko menjadi pemain bola pasti tidak jauh dilanggar dan melanggar. Tapi, tidak apa-apa. Justru saya ingin lebih pintar dalam menghindari langgaran lawan. Seperti pemain Thailand yang kecil-kecil tapi bagus yaitu Chanathip. Lihat dari situ bagaimana caranya,” ungkap Zola saat ditemui di Mes Persib.

Zola berharap bisa bermain lincah dan menusuk pertahanan Pusamania Borneo dengan cepat. Pasalnya, dari beberapa pengalaman saat menghadapi Pesut Etam, permainan keras kerap tersaji di lapangan.

Zola bertekad meningkatkan kemampuan karena ingin membayar kepercayaan pelatih Djadjang “Djanur” Nurdjaman. Soalnya, pemain berusia 18 tahun itu kerap dimainkan Persib selama bergulirnya Liga 1 2017.

“Ya, makin kesini Alhamdulillah semakin enjoy. Tapi, kalau baik atau tidaknya permainan saya itu yang menilai pelatih atau Bobotoh. Kalau saya merasa sudah lebih mengerti dalam menjalankan permainan,” tambah Zola.

Zola mengaku bisa merasa enjoy karena seluruh pemain Persib tidak membeda-bedakan antara pemain junior ataupun senior. Sehingga chemistry antar pemain terbentuk dengan sendirinya.

“Sama siapa juga kalau ngobrol atau komunikasi pasti enak. Intinya harus sering ngobrol sama striker dan sayap. Saling sapa juga agar komunikasi di lapangan tidak miss,” tutur pemain kelahiran Bandung itu.

“Suasana di ruang ganti bagus. Essien juga cepat berbaur merangkul semua senior, juga mendukung mensupport, dikasih motivasi lagi. Jadi ke anak mudanya memotivasi lebih percaya diri,” pungkas Zola.