Malam yang Indah bagi Jesus Navas

Malam yang Indah bagi Jesus Navas

Taruhan Bola Online, Agen Bola, Bandar Bola, Judi Bola – Jesus Navas pasti lagi berbunga-bunga. Dulu memenangi titel Liga Europa saat masih ‘bocah’, kini sebagai seorang kapten.

Final Liga Europa antara Sevilla vs Inter Milan berlangsung di Stadion RheinEnergie, Jerman, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB. Balas-balasan gol terjadi.

Inter Milan unggul cepat di menit kelima lewat penalti Romelu Lukaku. Sevilla lantas membalas lewat Luuk de Jong di menit ke-12, yang kemudian dirinya juga membalikkan kedudukan di menit ke-33.

Nerazzurri kembali menyamakan kedudukan lewat Diego Godin di menit ke-35. Akhirnya Diego Carlos bikin gol pada menit ke-74 dan memantapkan kemenangan Sevilla.

Baca Juga : Pasca Ditekuk Sevilla, Conte Ragu Musim Depan Masih Jadi Pelatih Inter

Satu pemain Sevilla yang paling berbangga adalah Jesus Navas. Pemain senior di Sevilla ini membubuhkan catatan manis, seperti dilansir BT Sport.

Pada umur 18 tahun atau di tahun 2006 silam, dirinya mengantarkan Sevilla jadi juara Liga Europa. Kemudian di umur 34 tahun yakni sekarang, dia kembali lagi meraih titel Liga Europa dan sudah jadi seorang kapten.

Jesus Navas sendiri memulai karier sepakbola dari akademi Sevilla di tahun 2001. Dirinya promosi ke tim utama di tahun 2003.

Sepuluh tahun membela Sevilla, dirinya diangkut Manchester City di tahun 2013. Empat tahun berseragam The Citizens, dirinya kembali lagi ke Sevilla.

Bersama Sevilla, Jesus Navas sudah mempersembahkan dua kali juara Copa Del Rey, dua kali Piala Super Spanyol, sekali Piala Super Eropa, dan tiga kali juara Liga Europa.

Jika ditotal seluruh penampilannya bersama Sevilla, pemain penyerang sayap yang kini diplot sebagai bek kanan sudah mencatatkan 520 penampilan di berbagai kompetisi. Dengan 36 gol dan 203 assist.

“Kami berjuang sepanjang musim, kemenangan ini untuk para fans. Kami membawa kebahagiaan dengan sepakbola di tengah kesulitan saat ini,” kata Jesus Navas seperti dilansir dari laman resmi UEFA.

“Juga untuk para pemain yang sudah tiada seperti Jose Antonio Reyes,” tutupnya dengan penuh emosional.