Lloris: Kejam Betul Jika Liverpool Gagal Juara Premier League

Lloris: Kejam Betul Jika Liverpool Gagal Juara Premier League

Taruhan Bola Online, Agen Bola, Bandar Bola, Judi Bola – Peluang Liverpool menjuarai Premier League lagi terombang-ambing. Menurut Hugo Lloris, akan sangat mengenaskan jika liga dihentikan dan The Reds gagal juara.

Hingga saat ini, belum ada kejelasan terkait kelanjutan Premier League yang dihentikan sejak awal Maret lalu karena pandemi virus corona. Dari pertemuan terakhir akhir pekan kemarin, 20 klub masih berkomitmen menuntaskan musim 2019/2020.

Meski demikian, kelanjutan musim itu masih menunggu izin dari pemerintah Inggris. Dalam pekan ini, pihak Premier League, klub-klub, dan perwakilan pemerintah akan membicarakan lagi soal itu.

Kabar terakhir menyebut jika jadi lanjut, maka Premier League akan bergulir lagi sekitar bulan Juni. Namun, kemungkinan terburuk tetap ada yakni musim dihentikan layaknya Liga Belanda dan Liga Prancis.

Baca Juga : Ada Rumor, Pochettino Siap Bawa Philippe Coutinho ke Newcastle

Jika hal itu terjadi, maka kerugian besar untuk Liverpool yang sebenarnya cuma berjarak dua kemenangan lagi ke titel Premier League pertamanya, ketika musim dihentikan. Maka perdebatan soal musim pantas dilanjutkan atau tidak begitu memanas di Inggris saat ini.

Menurut Lloris, Liverpool sangat pantas menjadi juara karena performa luar biasa sepanjang musim ini. Apalagi mereka kini unggul 25 poin atas juara bertahan Manchester City.

“Kami berada dalam kondisi ketika semua orang ingin musim dituntaskan dan semuanya ditentukan di lapangan,” ujar Lloris kepada L’Equipe.

“Mengenaskan rasanya jika musim berhenti begitu saja ketika masih ada sembilan pertandingan tersisa,” sambung kapten Tottenham Hotspur itu.

“Ini tentu akan sangat kejam untuk Liverpool mengingat keunggulan mereka di puncak klasemen… mereka hampir pasti jadi juara. Sementara untuk lainnya, ini seperti ada yang belum selesai saja. Sebagai tambahan, kami sedang memasuki fase paling genting, saat-saat terindah dalam musim ini.”