Liga Primer Bergulir Persaingan Dimulai

Liga Primer Bergulir Persaingan Dimulai

liga-primer-bergulir-persaingan-dimulai-myK

Taruhan Bola Online,Agen Bola,Bandar Bola,Judi Bola – Musim lalu, Manchester City (Man City) berhasil menguasai Liga Primer. Seperti tanpa ganjalan, mereka mengunci gelar dengan menciptakan sederet rekor. Tapi, sejarah mencatat, mempertahankan gelar Liga Primer “tidak semudah” meraihnya.

Baca Juga :Suporter Rusuh, Izin Penggunaan SSA untuk PSIM Dibekukan

Sejak pertama kali Liga Primer digulirkan pada 1992/1993, hanya ada enam tim yang berhasil menjadi juara: Manchester United (MU/13 gelar), Chelsea (5), Arsenal (3), Man City (3), Blackburn Rovers (1), dan Leicester City (1). Dari enam tim tersebut, hanya ada klub yang bisa melakukan back to back gelar, MU dan Chelsea.

Arsenal, misalnya. Setelah menjadi juara untuk pertama kali pada musim 1997/1998 baru bisa mengulanginya pada 2001/2002 dan 2003/2004. Di gelar juara Arsenal tersebut, MU selalu menyela. Man City juga gagal back to back gelar karena saat mengangkat trofi untuk pertama kali pada musim 2011/2012, mereka baru bisa mengulanginya pada musim 2013/2014 dan 2017/2018.

Di antara 2011/2012 dan 2013/2014 lagi-lagi terselip nama MU sebagai pemegang trofi. Chelsea pun hanya sekali bisa melakukan back to back gelar, tepatnya di era Jose Mourinho, yaitu musim 2004/2005 dan 2006/2007. Tapi, setelah itu selalu ada jeda di antara gelar mereka, masing-masing 2009/2010, 2014/2015, dan 2016/2017. Dan, setelah era Alex Ferguson di MU berakhir, tak pernah ada tim yang bisa melakukan back to back gelar Liga Primer.

“Orang-orang bertanya, ‘Dapatkah Anda meningkatkan 100 poin?í Saya katakan tidak, karena kami tidak di sini un tuk melakukan itu. Namun, secara individual para pe main dapat mening kat kan,” kata Pep Guardiola, saat peluncuran Liga Primer, di Sky Sports .

Saat mengunci gelar Liga Primer, Man City berhasil membukukan 100 poin. Jumlah tersebut adalah tertinggi sepanjang sejarah liga memecahkan perolehan Chelsea (96). The Citizens juga berhasil menjadi tim dengan gol, percobaan tendangan, penguasaan bola, kemenangan di laga tandang dan kandang terbanyak dalam sejarah Liga. Semua statistik yang membuat Man City kembali diunggulkan bisa mempertahankan gelar. Apalagi, Guardiola pernah melakukannya di Barcelona dan Bayern Muenchen.

“Saya tidak tahu rasa lapar (pada gelar) yang kami miliki. Tapi, setelah memenangkan gelar, mereka (pemain) berpikir, ‘Oke! Kami benar-benar baik’, saat itulah kami mulai turun,” ujarnya. Seperti biasa, tantangan gelar datang dari anggota big five, meski dengan level berbeda. Liverpool, MU, Arsenal, Tottenham Hotspur, dan Chelsea masih dianggap bisa menjadi batu sandungan.

Paling serius adalah Liverpool. Keberhasilan Juergen Klopp membawa The Reds ke final Liga Champions membuat manajemen rela menggelontorkan dana besar. Dana lebih dari 163 juta pounds terling sudah dikucurkan direksi klub untuk melengkapi skuadnya. Angka tersebut bisa bertambah karena masih ada Nabil Fekir dari Lyon dalam pembicaraan.

Klopp juga punya rekor bagus bertemu dengan tim asuhan Guardiola. Musim lalu, mereka menjadi satu dari dua tim yang berhasil mengalahkan Man City. Namun, Klopp mencoba mengelak dari tekanan dengan menurunkan tensi. Menurut dia, mendapatkan gelar liga tak akan pernah mudah. “Kami telah menunjukkan banyak hal baik dalam beberapa tahun terakhir, tapi itu tidak mudah, termasuk musim ini,” kata Klopp, yang memasukkan nama penjaga gawang Allison Becker sebagai pembelian termahal musim ini. Tantangan lain datang dari MU dan Chelsea. MU, meski jeblok di pramusim dan Pelatih Jose Mourinho terus mengeluh karena minimnya skuad yang dimiliki, tetap bisa mendatangkan ancaman.

Setidaknya, materi pemain mereka tidak berubah sehingga tak butuh adaptasi berlebih. MU sendiri akan menjalani laga pembuka Liga Primer melawan Leicester City FC dini hari nanti dan disiarkan langsung RCTI . Laga yang sempat dikeluhkan Mourinho karena timnya tak memiliki waktu memiliki persiapan. Pemain terbaiknya baru bergabung satu pekan. Ditambah kondisi beberapa pemain utama yang mengalami cedera. “Saya tidak yakin (tambah pemain). Jadi, sekarang, bagaimana fokus kepada pemain yang ada dan menjalani beberapa laga mendatang,” kata Mourinho, dalam sesi jumpa pers pertama.
(don)