Ini Syarat Jika Manchester United Ingin Kejar Man City

Ini Syarat Jika Manchester United Ingin Kejar Man City

ini-syarat-jika-manchester-united-ingin-kejar-man-city-FDu

Taruhan Bola Online,Agen Bola,Bandar Bola,Judi Bola – Manchester United (MU) Menghidupkan kembali sisa-sisa mengejar Manchester City (Man City). Angka 12 poin yang sekarang memisahkan keduanya pada Liga Primer bukan mustahil untuk dipangkas.

Baca Juga :Mourinho Masih Malu-malu Soal Transfer Alexis Sanchez

Kemenangan atas Stoke City di Stadion Old Trafford, Selasa (16/1/2018), membuat MU berhasil memotong jarak dengan Man City dari 15 menjadi 12 poin. Kekalahan Man City dari Liverpool 3-4 di Stadion Anfield memang langsung meniupkan angin surga yang menghidupkan persaingan gelar juara musim ini.

“Bagus jika Man City kalah yang membuat mereka kehilangan poin. Target kami melewati mereka, jadi sekarang kami harus melanjutkan tren kemenangan,” kata Pogba setelah menjadi pemain terbaik di laga melawan Stoke, dikutip espnfc.

Masalahnya, 12 angka dalam sepak bola itu tak semudah hitung kancing baju dari atas ke bawah atau sebaliknya. Dalam sepak bola, hal-hal yang terlihat mudah dibayangkan, menjadi sulit saat berada di lapangan. Mendapatkan 12 poin berarti bagaimana Manchester United mendapatkan 4 kemenangan dan Man City menelan 4 kekalahan.

Sesuatu yang mudah diungkapkan tapi tak gampang terjadi, terutama jika melihat bagaimana progres The Citizens di bawah Pep Guardiola musim ini. Mereka memang baru saja takluk dari Liverpool, tapi Pelatih The Reds Juergen Klopp bahkan mengatakan bahwa kekalahan Man City tersebut bisa jadi yang pertama dan terakhir musim ini.

Sementara Manchester United juga tidak pernah bisa tampil konsisten dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Mereka bisa mengalahkan Arsenal, Chelsea, Tottenham Hotspur atau menahan imbang Liverpool, tapi Manchester United mendadak tak berdaya menghadapi tim seperti Southampton, Leicester Cita, bahkan Burnley sehingga harus puas dengan skor imbang.

Situasi yang sangat disadari Pelatih MU Jose Mourinho. Menurut pelatih yang biasa disapa Mou tersebut, juara atau tidaknya Man City musim ini berada di tangan Vincent Kompany dkk. Mou menganggap kekalahan Man City tidak mengubah banyak hal. “Selisih poin adalah jarak yang penting. Saya pernah berada di posisi itu sebelumnya. Jadi, Man City menentukan takdir mereka di tangannya sendiri,” kata Mou, yang mengaku tak melihat laga Liverpool melawan Man City.

Menghadapi Stoke City, Setan Merah meraih kemenangan melalui gol Antonio Valencia pada menit kesembilan, Anthony Martial (38) dan Romelu Lukaku (72). Kemenangan ini membuat Pogba menjadi pemain terbaik pada laga tersebut dengan dua assist yang diberikan pada Valencia dan Martial.

Manchester United sendiri masih disibukkan dengan isu transfer pemain, terutama terkait masa depan Alexis Sanchez dan Henrikh Mkhitaryan. Sanchez sudah mendapat lampu hijau dari Pelatih Arsenal Arsene Wenger untuk meninggalkan Stadion Emirates. Namun, arsitek tim asal Prancis itu belum memberikan kepastian ke mana striker timnas Cile itu akan berlabuh. Mou juga sudah memberi izin pada Mkhitaryan mencari pelabuhan baru.

Kabarnya Mkhitaryan menjadi media barter untuk Mou mendatangkan Sanchez ke Old Trafford. Uang tunai ditambah Mkhitaryan bisa membuat Arsenal memilih melepas pemainnya dibanding ke Man City atau Chelsea yang pada dua hari terakhir masuk dalam bursa perburuan Sanchez. Di MU, Sanchez kabarnya akan mengenakan nomor punggung 7, dengan gaji 350.000 poundsterling per pekan dan nilai transfer 25 juta poundsterling.

“Tidak mudah untuk menurunkan pemain yang masa depannya masih belum pasti karena ini bisa membuat tekanan,” ujar Mou, yang tidak menurunkan Mkhitaryan saat melawan Stoke.
(amm)