Eden Hazard Mimpi Buruk Para Raksasa Inggris

Eden Hazard Mimpi Buruk Para Raksasa Inggris

Taruhan Bola Online, Agen Bola, Bandar Bola, Judi Bola – Eden Hazard jadi bintang kemenangan Chelsea atas Liverpool. Satu golnya di laga itu meneruskan catatan apiknya kala bertemu raksasa Inggris.

Melawat ke Anfield, Kamis (27/9/2018) malam WIB, dalam laga babak ketiga Piala Liga Inggris, Chelsea tertinggal lebih dulu oleh gol Daniel Sturridge di menit ke-58 sebelum Emerson Palmieri menyamakan skor di menit ke-74.

Empat menit jelang bubaran, Hazard yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua membungkam publik tuan rumah lewat gol cantiknya. Membawa bola dari sisi kanan, Hazard melewati empat pemain termasuk Alberto Moreno sebelum menembak kencang ke tiang jauh gawang Liverpool.

Baca Juga : Madrid Dipermalukan, Lopetegui Akui Sevilla Superior

Chelsea pun menang 2-1 dan berhasil menyingkirkan Liverpool dari turnamen. Bagi Hazard ini adalah gol keenamnya di seluruh kompetisi musim ini, meneruskan start apiknya sejak awal musim bersama manajer Maurizio Sarri.

“Saya rasa itu gol yang fantastis dan bukan hanya soal keindahannya, tapi juga momentumnya,” ujar asisten Sarri, Gianfranco Zola, kepada Sky Sports.

“Dia mampu sendirian melewati empat pemain, benar-benar gol luar biasa,” sambungnya.

Bagi Hazard, gol ke gawang Liverpool itu adalah yang kelima sejak memperkuat Chelsea 2012 silam. Selain itu ada juga dua assist dibuat Hazard saat melawan Liverpool.

Capaian itu mempertajam statistik Hazard kala bertemu tim-tim besar Inggris. Rata-rata Hazard membuat lima gol ke gawang Manchester United, Tottenham Hotspur, dan Arsenal, di seluruh kompetisi sejak berseragam biru-biru.

Hanya saat bertemu Manchester City, catatan gol Hazard lebih sedikit yakni empat gol. Dalam pertemuannya dengan klub-klub besar selama enam tahun terakhir, Hazard juga bikin total 18 assist.

“Dia tidak hanya salah satu pemain terbaik di Premier League – jika bukan yang terbaik – dia adalah salah satu yang terbaik di Eropa jika bukan di dunia,” papar Zola.

“Eden berkembang pesat dalam kedewasaan dan caranya mengambil keputusan di lapangan, dan menurut saya, kita belum melihat performa terbaiknya. Dia begitu luar biasa,” tuntas Zola.