Drogba tentang Mourinho: Pria yang Mengubah Hidupku

Drogba tentang Mourinho: Pria yang Mengubah Hidupku

Taruhan Bola Online, Agen Bola, Bandar Bola, Judi Bola – Didier Drogba gantung sepatu. Jika ada satu sosok yang paling berjasa dalam kariernya sebagai pemain, itu adalah Jose Mourinho.

Drogba masih bukan siapa-siapa ketika Chelsea meminatinya pada 2004 silam. Memang penyerang asal Pantai Gading itu tengah melejit, usai tampil tajam bersama Guingamp dan Marseille, tapi kualitasnya belum teruji betul di level tertinggi.

Dia bikin 23 gol dari 49 penampilan dalam 1,5 musim dengan Guingamp, lalu mencetak 32 gol bersama Marseille dalam semusim. Namun di Chelsea-lah, kualitasnya benar-benar terlihat.

Baca Juga : Tentang Cat Merah di Pipi Ronaldo dkk Pada Liga Italia Pekan Ini

Dibeli dengan biaya 24 juta pound, Drogba bikin 16 gol di 41 penampilan di seluruh ajang pada musim pertamanya bersama The Blues. Dia jadi pilihan utama Jose Mourinho dalam proyek besar Chelsea saat itu, hingga menegaskan diri sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia.

Delapan musim bersama Chelsea di periode pertamanya, Drogba bikin 157 gol dari 341 penampilan. Meski tak seluruhnya bermain di bawah arahan Mourinho, Drogba merasakan gelar pertamanya dengan sang manajer.

Tiga musim bersama Mourinho, Drogba memenangi dua gelar Premier League, dua titel Piala Liga Inggris, dan satu trofi Piala FA. Dua gelar Premier League itu adalah dua gelar pertama Chelsea sejak era baru Liga Inggris tersebut digulirkan.

Hubungan kerja Drogba-Mourinho tak berhenti di situ. Saat Mourinho memulai periode kedua di Chelsea, dia kembali merekrut Drogba. Pemain yang punya 104 caps bersama timnas Pantai Gading itu pun tampil selama semusim yakni pada 2014/2015, yang mana merupakan tahun kedua di periode kedua Mourinho.

Di tahun itu, keduanya kembali mempersembahkan gelar, masing-masing satu titel Premier League dan Piala Liga Inggris. Melihat jasa besar Mourinho membesarkan kariernya, Drogba selamanya merasa berutang budi.

“Ketika seseorang memberikan Anda kesempatan untuk membeli salah satu pemain terbaik di dunia dan dia bilang ‘Tidak, pemain ini yang saya inginkan’, itu membuat Anda merasa spesial. Saya selalu mencoba membalas itu,” ujar Drogba kepada BBC.

“Dia mengubah hidup saya, dia mengubah kisah keluarga saya. Dia bilang ke saya dulu, kalau Anda mau jadi yang terbaik, Anda harus datang dan bermain dengan salah satu tim terbaik di dunia dan salah satu manajer terbaik di dunia…tidak-tidak, manajer terbaik di dunia.”

“Semua orang dulu bilang 24 juta pound sterling adalah uang yang banyak. Orang-orang ragu dengan saya. Ketika saya pergi, saya pikir dengan cara semua orang bereaksi, saya rasa saya membayar investasi itu,” tandasnya.