Berjuang dengan 10 Pemain, Simeone Teringat Laga Lawan Barcelona

Berjuang dengan 10 Pemain, Simeone Teringat Laga Lawan Barcelona

Europa League Semi Final First Leg - Arsenal vs Atletico Madrid

Taruhan Bola Online,Agen Bola,Bandar Bola,Judi Bola – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone tampak sangat puas dengan performa yang dipertontonkan skuadnya dalam menahan imbang tuan rumah Arsenal 1-1 di leg pertama semifinal Liga Europa 2017/2018 di Emirates Stadium, London, Jumat (27/4) dini hari WIB.

Baca Juga :Luis Enrique Ajukan Syarat jika Gabung Arsenal

Atletico berhasil memaksa hasil 1-1 kontra The Gunners hanya dengan 10 pemain, setelah Sime Vrsaljko diusir wasit Clement Turpin di menit ke-10. Bahkan, Simeone sendiri juga diusir dan harus menyaksikan perjuangan anak asuhnya dari tribun.

Hasil seri ini membuat Atletico mengingat kembali upaya mereka di perempat final Liga Champions 2016 saat melawan Barcelona. Kala itu, Fernando Torres diusir, namun mereka masih mampu melewatinya dan berhasil melaju hingga final.

“Bertahan di Liga Europa akan menjadi cara terbaik untuk menggambarkannya,” ucap Simeone usai menahan imbang Arsenal, seperti dilansir Soccer Way. “Saya ingat pertandingan di Barcelona ketika Filipe (Luis) diusir dari lapangan setelah 13 menit, atau pertandingan Liga Champions lainnya ketika Torres diusir.”

Menurut Simeone, anak-anak didiknya telah melakukan pekerjaan yang fantastis dalam beberapa tahun ini. Menggagalkan Arsenal untuk meraih kemenangan dengan hanya 10 pemain di Emirates Stadium, kata Simeone, merupakan hal yang sangat sulit.

“Kalian tidak tahu betapa sulitnya untuk bertahan. Sepakbola adalah tentang bermain dan bermain adalah bagian yang menyenangkan, tetapi Anda harus memiliki bola untuk bertahan dengan 10 pemain selama 80 menit,” paparnya.

Simeone memuji keberanian para pemainnya. “Mereka pada dasarnya pahlawan. Mereka berdiri kukuh selama delapan puluh menit,” ungkap pelatih berkebangsaan Argentina tersebut sebagaimana mengutip Reuters.

“Tim menanggapi kartu merah dengan beberapa pekerjaan defensif yang fantastis dan saya pikir itu akan turun dalam sejarah Atletico Madrid,” tukasnya.
(nug)