Akibat Streaming Ilegal, Premier League Kehilangan Pemasukan Rp 6,6 T

Akibat Streaming Ilegal, Premier League Kehilangan Pemasukan Rp 6,6 T

Taruhan Bola Online, Agen Bola, Bandar Bola, Judi Bola – Premier League mengalami kerugian besar karena streaming ilegal. Kasta teratas Liga Inggris kehilangan pemasukan sebesar Rp 6,6 triliun.

Hal itu seperti hasil studi yang disajikan oleh GumGum Sports dan MUSO, perusahaan yang ahli di bidang pembajakan asal London, Inggris. Daily Mail yang melansir hasil studi itu.

Menggunakan sampel dalam delapan pertandingan dari laga divisi teratas musim lalu, GumGum Sport dan MUSO mencatat ada rata-rata 7,1 juta penonton streaming ilegal.

China menjadi penyumbang penonton ilegal terbesar dengan satu juta. Selain itu, ada penonton ilegal terbanyak juga datang dari Vietnam, Kenya, India, dan Nigeria. Inggris sendiri ada di peringkat ke-11 dengan jumlah penonton ilegal Liga Inggris paling banyak.

Baca Juga : Messi Tuduh Copa America 2019 Penuh Korupsi, CONMEBOL Merespons

Kerugian akibat streaming ilegal mencapai satu juta pound sterling atau setara Rp 17,6 miliar di setiap pertandingan. Dengan jumlah pertandingan Liga Inggris semusim sebanyak 380 laga, maka dalam satu musim ada kerugian 380 juta pound sterling atau setara Rp 6,6 triliun.

“Klub dan sponsor tak pernah bisa mengukur eksposur media dari streaming yang tidak sah, yang selama bertahun-tahun bisa bernilai milaran dollar,” terang wakil presiden GumGumSport, Jeff Katz, di Daily Mail.

Pemasukan dari hak siar televisi merupakan pendapatan terbesar untuk klub Liga Inggris musim lalu. Ada lebih dari 863 juta pound sterling yang dibagi untuk 20 klub, atau rata-rata mendapatkan 43,1 juta pound alias sekitar Rp 760,6 miliar.