10 Fakta Usai Manchester City Vs Liverpool

10 Fakta Usai Manchester City Vs Liverpool

Taruhan Bola Online, Agen Bola, Bandar Bola, Judi Bola – Manchester City Vs Liverpool berakhir dengan skor telak 4-0 the Citizens atas the Reds. Berikut 10 fakta Opta usai laga tersebut.

1. Dua kekalahan terbesar Liverpool di Premier League pada era Jürgen Klopp sama-sama terjadi di Etihad Stadium lawan Manchester City (4-0 dini hari tadi, 5-0 di September 2017).

2. Manchester City memenangi empat laga kandang terakhir Premier League dengan skor agregat 14-0.

3. Liverpool gagal mencetak gol dalam liga tandang beruntun di seluruh kompetisi, untuk kali pertama semenjak April 1992. Saat itu mereka gagal bikin gol di delapan laga tandang beruntun.

4. Ini menyamai kekalahan terbesar oleh sebuah tim yang sudah juara Premier League di musim itu, dengan Arsenal kalah 0-4 di laga tandang lawan Liverpool pada 1997-98. Itu juga merupakan laga pertama Arsenal setelah dipastikan juara.

Baca Juga : Siapa Mau Joe Hart?

5. Raheem Sterling-nya Manchester City mencetak gol pertamanya di Premier League lawan Liverpool, bekas klubnya, dalam penampilan kesembilan lawan the Reds di ajang itu.

6. Musim ini Kevin De Bruyne sudah terlibat langsung dalam 28 gol Premier League, lebih banyak daripada pemain lain. Gelandang Man City itu bikin 11 gol dan 17 assist dalam 30 penampilan, termasuk satu gol dan satu assist dalam laga Manchester City Vs Liverpool.

7. Baru kali ini lagi Jürgen Klopp mendapati timnya ketinggalan 0-3 di akhir babak pertama partai liga, semenjak Mei 2007 ketika ia masih melatih 1. FSV Mainz 05 dengan menghadapi Bayern Munich.

8. Semenjak awal musim 2015-16, cuma Wilfried Zaha (15) yang bisa memenangi penalti di Premier League lebih banyak dari Raheem Sterling (14).

9. Musim ini Manchester City sudah dapat 10 penalti, cuma kalah dari Manchester United (11). Juga cuma MU yang bikin gol penalti (7) lebih banyak ketimbang City (6) musim ini.

10. Phil Foden-nya Man City sudah terlibat langsung dalam 14 gol di dalam 17 penampilan terakhirnya di seluruh kompetisi (6 gol, 8 assist). Padahal dari 17 laga itu ia cuma 10 kali jadi starter.